Jumat, 15 Juli 2011

Harapan

Ga nyangka semuanya jadi seperti ini. Apa sebenarnya maunya dia. Apa pun yang dia mau selama ini selalu diturutin, tapi apakah pantas sekarang dia bertindak seperti ini??
Orang tua yang selama ini memberikan apa yang dia minta, dia perlakukan seperti ini, layaknya batu pikiran dia, yang ga pernah mensyukuri apa yang dia punya, layaknya es yang dingin hati dia sekarang. Apa dia sudah ga sayang lagi sama kedua orang tuanya,,keluarganya???
Apa maksud dia bertindak seperti ini??mau jadi preman,,berandalan??
kenapa harus bergaul dengan orang-orang yang tak berpendidikan yang hanya memikirkan kesenangan-kesenangan duniawi yang semu??
Keluarga dia masih lengkap, Ayah, Ibu, Kakak..
kasih sayang yang dia terima lebih daripada cukup.
tapi kenapa,,kenapa harus seperti ini??
Salah pergaulan,,ya mungkin hal itu penyebabnya..
Dia yang sudah ga perduli lagi sama orang-orang sekitar yang memberikan dia nasihat.
Dia sudah ga perduli lagi dengan orang-orang yang selama ini selalu mencurahkan kasih sayang dan doa-doanya buat dia..
Dia hanya perduli dengan orang-orang kurang ajar dan tak bertanggung jawab itu..
Kenapa harus syetan-syetan berwujud manusia itu yang dia dengar..
sedangkan omongan ibunya sendiri pun sudah tak pernah bisa menembus pikirannya..
hmmm,,,Keadaan di dunia ini yang semakin berantakan telah merubah dia dan dia telah terbawa arus yang salah.

Hanya berharap dia cepat kembali..
Hanya berharap dia menyadari semuanya..
Hanya berharap semua keluarga yang mengharapkan kepulangannya di kasih kesabaran..

Hanya lantunan doa yang senantiasa terucap, berharap bisa selalu mennyertainya dimana pun dia berada..